Minggu, 08 Februari 2015

KEBERSAMAAN

KEBERSAMAAN 

“ Lebih baik dikit bersatu, daripada banyak tapi tercerai berai”


Mungkin ini judul tulisan blog yang paling singkat tapi sarat makna yang tersirat maupun tersurat. Banyak orang tahu apa itu kebersamaan, tapi sedikit yang paham tentang arti kebersamaan, kebersamaan bukan berarti pendapat,argument,pakaian,hingga selalu ikut ikutan. Percayalah kebersamaan itu hal yang sepele tapi jika di abaikan fatal akibatnya. Perbedaan itu indah sekali jika menyingkapinya dengan indah pula, bukan dengan balas dendam bukan dengan menyindir satu sama lain, membicarakan hingga menjatuhkan yang lainnya. 

Tidak sedikit ketika dalam satu kelompok besar masih banyak yang menggebu gebu ngotot mempertahankan ide kelompok kecilnya, mengatakan kelompoknya paling benar, paling arif, paling bijaksana, paling kompak, seakan akan yang lain tidak kompak tidak seirama tidak sesolid mereka, dewasalah sedikit jika mendapati kalian dalam kelompok kecil tersebut. Syetan bisa menjelma menjadi apa saja termasuk alim ulama hingga malaikat sekalipun. Orang yang kalian sangka peri rupanya syetan yang menyaru begitu indah.

Pernah di katakan oleh seorang yang saban harinya bergelut dengan orang banyak, ketika anda berada dalam satu forum maka “JANGAN ADAKAN FORUM DALAM FORUM”. Hal ini tidak lepas dari kesaharian manusia yang kebanyakan sok pintar, sok banyak pengalaman, sok arif dan sok bijaksana membuka forum dalam forum, membuka kelompok dalam kelompok . berfikirlah bahwa hal demikian bukan menyelesaikan masalah, tapi akan menambah masalah yang lebih besar. 

“Dunia ini tak seluas daun kelor, tapi juga tak sesempit alam raya”, jika kalian berada di dunia yang sama dengan orang lain maka pahamilah yang lainnya, jika kalian di berikan nasehat maka pahamilah dengan banyak warna bukan sekedar hitam dan putih saja. Jika dalam satu kelompok saja sudah membuat masalah tapi tidak merasakan, pekalah sedikit terhadap orang lain. 

Terkadang “MUSUH YANG DIKENALI LEBIH BAIK DARIPADA TEMAN YANG TIDAK DIKENAL”, tak jarang banyak manusia yang percaya dengan temannya sendiri daripada yang lain. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Tapi jika ada alat yang bisa menguji kebenaran temanmu tersebut maka periksalah. Tak jarang banyak teman yang menyesatkan daripada yang menyelamatkan. 

Dunia ini indah karena persamaan dan perbedaan. Tapi jangan pernah jadikan perbedaan menjadikan pemecah dalam kebersamaan. 

*Sunset masjid ulil albab*

Selasa, 20 Januari 2015

Never Ending Forever

The Great Experience Of PEMKAD TMUA 1435-1436 H

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menasihatkan kepada Abdurrahman bin Samurah Radhiyallahu anhu :
يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ سَمُرَةَ، لاَ تَسْأَلُ الْإِمَارَةَ، فَإِنَّكَ إِنْ أُعْطِيْتَهَا عَنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ أُعِنْتَ عَلَيْهَا وَإِنْ أُعْطِيْتَهَا عَنْ مَسْأَلَةٍ وُكِلْتَ إِلَيْهَا
“Wahai Abdurrahman bin Samurah, janganlah engkau meminta kepemimpinan. Karena jika engkau diberi tanpa memintanya niscaya engkau akan ditolong (oleh Allah Ta'ala dengan diberi taufik kepada kebenaran). Namun jika diserahkan kepadamu karena permintaanmu niscaya akan dibebankan kepadamu (tidak akan ditolong).”
[HR. al-Bukhari dalam Shahih-nya no. 7146 dan no. 7147, HR.Muslim dalam Shahih-nya no. 1652]

Terbersit sedikitpun tidak pernah jauh di lubuk hati untuk memasuki divisi ini, meminta juga tidak pernah untuk duduk di divisi ini. Tapi amanah haruslah tetap di jalani. Setahun silam tepatnya tanggal 07 januari 2014 kami berempat bersama bersemayam sebentar di divisi ini. Terbayang sudah kerja keras yang harus kami lakukan penuh selama setahun. Walaupun tidak ada yang menyemangati sekaligus banyak sekali pengacau di sana sini, tidak banyak hal yang dapat kami lakukan, kadang fisik dan batin drop di sana sini, tapi hanya ada satu tekad di hati yakni menyelesaikan amanah di periode ini dengan sebaik mungkin. Tidak ada kata bermuka dua di divisi ini, tidak ada modus, tidak ada cari perhatian, tidak ada kata cari aman, semunya Lillah semata.

Mungkin sebagian orang mengatakan kami kuat, kami garang, kami tidak bisa di lawan. tapi kami tidaklah sekuat itu, kami sesungguhnya lemah, sesungguhnya hanya berlindung di balik nama besar pemkad. tidak banyak yang tahu kami sebenarnya malu dengan kelakuan kami sendiri, sedih karena kadang tidak ada dukungan. tapi itu mungkin pahitnya rasa yang akan melahirkan manisnya cerita pada akhirnya.  Orang boleh berkata kami begini dan begitu, tapi tahukan mereka kalau zaman yang kami hadapi bukan seperti zaman mereka dahulu. orang orang yang kami temui bukan seperti masa mereka dulu. Tapi jika bukan begitu tidak ada cerita menyakitkan nan indah di penghujung nanti.

Tidak sebagus dan seburuk masa silam, setidaknya kami juga tidak akan pernah berhenti hanya di periode ini, kami sadar apa yang kami lakukan apa yang kerjakan di rumah Allah, tidak mungkin Allah tidak melihat apa yang kami kerjakan, tidak mungkin Allah tidak mengetahui apa yang kami lakukan. Tidak penting bagi kami selalu terlihat baik di hadapan orang, yang penting hal terbaiklah wajib di lakukan untuk bekerja di rumah-Mu yang suci ini.

Divisi ini banyak dan kurangnya telah menorehkan kenangan pahit nan manis yang tidak akan pernah kami lupakan dalam sejarah ikut campurnya kami dalam rumah-Mu. Berkecimpung dalam divisi ini memberikan kami kesadaran bahwa di atas langit masih ada langit. Terlalu cengeng jika kami hanya selalu menangis dan tergugu atas halangan yang pernah kami dapatkan. Terlalu manja jika kami melarikan diri dari cobaan yang hanya seujung jari. Kami sadar kami di tempa untuk menjadi kuat walau terkadang banyak khilaf yang kami perbuat.. tapi semoga kami tersadar di beberapa waktu kedepan akan indanya pengalaman atas permainan skenario yang maha besar ini. 

Di rumah ini tidak ada yang kami pinta, tidak ada yang kami tuntut karena kami sadar ,  bukan di sembarang rumah bekerja , kami bekerja di Rumah Allah, Kami yang membutuhkan dan sepantasnya kami memberikan sedikit dari banyaknya nikmat yang kami terima.

Sekarang, kami telah terlempar ke divisi yang lain, kembali mengemban amanah lain, sukses atau tidaknya program kami kemarin hanya Engkau yang tahu. seberapa besar rintangan yang pernah kami hadapi juga hanya Kau yang tahu. mereka mungkin tidak mengetahui seberapa berat beban ketika bersemayam disana. Yang mereka tahu hanya dhahirnya saja. Tidak ada yang ingin kami pinta hanya pasrah atas alur terbaik skenario indah-Mu Ya Rabb..

*pertengahan UAS 2015, Pojok Perpus UII kala senja

Kamis, 15 Januari 2015

Love You MOM



Love You MOM

Mamak, waktu memang tidak akan pernah ku maafkan, tapi semoga suatu saat nanti waktu berbaik hati memberiku saat saat yang lama dan indah bersamamu. Dunia ini tidak ada apa apanya jika tanpamu, sama dengan kami yang tidak ada apa apanya jika tidak ada dirimu. Ingin sekali ku peluk dirimu, menangis di dalam rangkulanmu, bercerita tentang kisah kisah masa lalu yang indah, mengkhayal tentang merajut masa depan.
Dulu ku mempunyai banyak cita cita, semuanya berujung untuk dirimu, pernahku bercita cita ingin jadi dokter, diplomat, duta besar dan lain sebagainya. Seiring berjalannnya waktu aku tak perduli lagi apa cita citaku, cita citaku terbesar saat ini adalah menemani, hidup bersamamu dalam kondisi apapun di waktu manapun. Aku tidak akan perduli orang mau berkata apa, yang kuperdulikan ucapan dari lisanmu semata. Biarlah mereka berkata apa, yang terpenting inginku selama ini adalah berada di sampingmu selamanya.
Jika dulu keinginanku untuk mengunjungi dunia, menapaki ruang demi ruang dari satu Negara ke Negara lain, tapi itu tidak ada artinya jika aku tidak mengunjungimu, jika tak melihatmu, jika tak mendengar suaramu. Dulu kala pernah juga ku mempunyai impian untuk bersegera menyempurnakan separuh dienku, tapi apalah guna jika aku tidak menyempurnakan baktiku untukmu. Mak, begitu banyak laki laki di dunia ini, tapi tidak dengan dirimu.
Mak, sering ku menangis dalam sunyinya malam, betapa aku sangat rindu bertemu denganmu, betapa aku sangat rindu masakan khas tanganmu, rindu dengan omelanmu yang kini tidak pernah ku dengar lagi. Bahkan dalam mimpiku hanya ada dirimu. Mom, aku hanya ingin kau mendoakanku lulus dari kampus ini secepatnya. Lulus dari ujian pendadaran secepatnya.. Maafkanlah atas jarak dan waktu yang telah memisahkan kita 10 tahun lamanya. Agar kita bisa merajut hari bersama, mengukir indah kenangan dari waktu ke waktu

Minggu, 23 November 2014

SEJARAH PULAU BANGKA

Sejak tahun 2000 lalu, Pulau bangka menjadi bagian dari Propinsi Bangka Belitung. Kendati tergolong masih berusia muda, Pulau Bangka ternayat memiliki catatan sejarah panjang. Secara geografis, sebelah utara Pulau bangka berbatasan dengan Laut Cina Selatan, sebelah barat dengan Selat Bangka dan Selat Gaspar, sebelah selatan dengan laut Jawa, sebelah timur dengan Laut Cina Selatan dan dua selat, yakni Selat Karimata dan Selat Gaspar. Secara otomatis, Pulau bangka berada pada posisi 1' 30" 3' 7" Lintang Selatan dan 105' 107' Bujur Timur. Luas Pulau ini mencapai ± 11.615 km persegi, dengan kondisi pogografi terdiri dari dataran rendah berbukit, rawa - rawa dan hutan tropis, serta dikelilingi oleh pantai berpasir putih, pemandangan indah serta laut yang jernih.

Menurut sejarahnya, nama Bangka diambil dari kata vanca (wangka) dalam bahasa sangsekerta yang artinya timah. Makna nama Bangka inilah yang kemudian memperkuat dugaan bahwa timah telah dikenal sejak masa lampau yakni saat pengaruh Hindu mulai masuk ke wilayah ini. Kata Wangka tertoreh pada prasasti Kerajaan Sriwijaya yang ditemukan dekat Kota kapur  Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka.
Timah ditemukan pertama kali di Pulau Bangka sekitar tahun 1709, oleh orang - orang Johore yang untuk pertama kali digali di daerah Sungai Olin, Kecamatan Toboali. Pada abad VII, Pulau Bangka mulai ramai dikunjungi orang - orang Hindu dari Siantan, Johore, Malaysia dan Mataram. Kehadiran para pendatang itu, kemudian disusul oleh Bangsa Belanda lalu Inggris dan Jepang saat Perang Dunia ke - 2 berkecamuk.
Ketika perdagangan timah mulai menguntungkan, VOC dibawah kepemimpinan Cournelis de Houtman mulai melirik Bangka hingga akhirnya membuat kontrak dagang dengan sistem monopoli, yakni bahwa penguasa bangka dan Belitung mengakui VOC sebagai pelindungnya dan berjanji tidak akan menjalin kerjasama atau berhubungan dengan bangsa - bangsa lain. Namun Belanda kalah dalam perangnya melawan perancis, otomatis seluruh jajahan Belanda jatuh ke tangan kekuasaan Inggris, termasuk didalamnya adalah Pulau Bangka dan Belitung.
Pasukan Inggris dibawah pimpinan Thomas Stanford Raffles, berusaha menundukan Palembang. Maka, terjadilah perang antara Sultan Palembang melawang tentara Inggris. Bagi Raffles, perang ini lebih bertujuan untuk memperebutkan timah. Akhirnya Inggris berkuasa di Bangka dan Belitung dalam kurun waktu 4 tahun (1812 s.d 1816). Melalui pernyataan politikinya, Inggris mengganti nama Bangka menjadi "The Duke of York" dan pelabuhan Belinyu menjadi Port Wellington.
Ketika Belanda berhasil masuk dan mulai berkuasa kembali di Bangka pada akhir tahun 1816, VOC mulai mendatangkan banyak pekerja dari negeri Tiongkok untuk dipekerjakan di pertambangan - pertambangan timah Pulau Bangka. Pada Tahun 1873, pertambangan timah di Belitung mulai di buka dan berproduksi. Belanda mulai memperkuat pengaruhnya. Perlawanan rakyat Bangka Belitung berkobar. Depati Bahrin adalah salah satu tokoh terkenal pada masa itu dan diburu Belanda karena keberaniannya melawan, hingga pihak Belanda mengalami kekalahan dihampiri seluruh Pulau Bangka.

dikutipdari:http://budpar.bangka.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=81:sejarah-pulau-bangka&catid=27:berita

Senin, 27 Oktober 2014

Tamat sampai disini

Tamat sampai disini

“ Someone, somewhere is made for you “

Seseorang di suatu tempat telah tercipta untukmu, di suatu kitab telah tertulis untukmu, tentang jodohmu, ajalmu, rizkimu, tapi hanya waktu yang bisa menjawab kapan hal itu akan datang.

Kini saatnya melupakan semua kenangan yang pernah ada di antara kita, kenangan yang membuat hari-hariku dulu begitu indah, kenangan yang membuat aku tetap bertahan hingga saat ini. Sekian lama aku mengharapkan obat yang bisa membuatku melupakanmu, tapi kusadari bahwa obat itu tidak pernah ada. Baru kusadari kenangan lama hanya bisa di hapus oleh sesuatu yang baru.

Aku berterima kasih sekali kau telah hadir dalam hidupku, kau telah membuat indah hariku, tapi aku tahu kalau kita tidak mungkin lagi bertemu dimanapun dan kapanpun, walaupun kau sesungguhnya dekat, tapi rupanya kau jauh sekali. Aku tidak berharap kita bertemu dalam pertemuan apapun dan dalam kondisi apapun. Aku hanya berdoa semoga kau mendapatkan semua yang terbaik untukkmu.

Aku tidak pernah menyesal pernah memberikan ruang hatiku untukmu, karena aku tahu tidak pernah ada kesia-siaan dalam hal mencintai, mungkin engkau yang tidak menyadari bahwa ruang di hatiku begitu besar untukmu. Tapi tak mengapa, mungkin memang tidak ada tali ikatan di antara kita. Aku pun tidak akan bersedih akan hal itu. Karena kuyakin Ilahi pasti memberikan yang terbaik juga untukku.

Cukup sampai disini kisah kita, kusimpan rapat semua cerita yang pernah terjadi antara kau dan aku. Tidak akan pernah ku ingat kenangan yang pernah kita ukir. Terima kasih telah melupakanku, terima kasih telah mencampakkanku, terima kasih tidak pernah membalas kebaikan dan terima kasih kau telah berlaku sebagaimana mestinya, terima kasih untuk semuanya. Mungkin jika kau masih ada di dekatku, tidak akan pernah ada perasaan setegar ini. Tidak akan pernah tercipta hati setegar karang yang tahan di hempas air samudra. Terima kasih untuk semua yang pernah kau berikan untukku. 

Selasa, 07 Oktober 2014

Happy Ied Mubarok

Allahu Akbar.. 3x
Laa Ilaha Illallohu Allohu Akbar..
Allahu Akbar Walillahilhamd..

Allahu Akbar Kabiro, Walhamdulillahi Katsiro..
Wasubhanallohi Bukrotaw Wa'ashila...
Laa ilaha Illallohu Wala Na'budu Illa Iyyahu ..
Muhlishina Lahuddin, Walaw Karihal Kafirun..
Laa ilahaillahu Wahdah, Shodaqo Wa'dah..
Wanashoro 'abdah, Wa'a'aza Jundahu Wahazamal Ahzaba Wahdah..
Laa ilaha Illallohu Wallohu Akbar..
Allohu Akbar Walillahilhamd...


Tepat 4 kali melewati idul adha di kota jogyakarta tepatnya di masjid ulil albab universitas islam indonesia. Banyak hal yang dilewatkan selama 4 kali idul adha disini. Moment idul adha kali ini dilewatkan dengan sangat so sweet sekali. setidaknya tahun ini ada yang baru terkait shalat idul adha disini. jika pada tahun sebelumnya takbir keliling dan