Sabtu, 09 Maret 2013

Hati-Hati dengan Hati_part3

What Is " The Perfection of Love"?





09032013, Diantara detik waktu kunjungan ke Masjid Salman ITB detak jantung ini bertanya akan suatu hal yang urgensinya untuk masa depan amatlah penting. tak ayal hati ini menjawab bahwa pertnyaan yang diajukan oleh jantung itu harus di jawab.

seperti inilah pertanyannya : " Jika suatu saat kamu mendapatkan orang yang sempurna/multitalenta dalam segala hal , bisa melakukan apa yang belum tentu orang lain bisa melakukannya. apakah kamu akan menerimanya dengan sepenuh hati ?

Tidak mudah memang untuk menjawab pertanyaan tersebut, tentunya itu bukannlah pertanyaan retoris. Tapi seketika hati ini berbisik " Siapa yang tidak ingin mempunyai pasangan hidup yang kesempurnaan dan kepiawaiannya diakui orang lain, siapa yang tidak mau untuk memiliki belahan jiwa yang bisa segalanya?"

Tapi bukan itu yang kucari, bukan itu yang ku damba, bukan itu yang kuminta dalam setiap sujud dan do'aku, Tapi yang kuharap adalah seorang yang mana dengannya kehadiranku  bisa melengkapai dirinya yang belum sempurna, kedatanganku bisa menambah keindahan hidupnya. 

Aku rasa sederhana sekali apa yang kuminta, aku tidak meminta dia memiliki segalanya, aku tidak juga berdo'a dia bisa dalam hal apapun. karena kekurangan seseorang yang hidupnya nanti akan kutemani sampai ajal memisahkan adalah yang akan kucintai kekurangan apapun yang dia miliki .

Di dunia ini memang tidak ada yang sempurna, tapi yakinlah setiap kelebihan pasti akan disempurnakan dengan kekurangan, dan kekuranganpun pasti akan disempurnakan oleh kelebihan yang bukan dari dalam diri kita. 


-at masjid ulil albab-

Selasa, 05 Maret 2013

Hati-Hati dengan Hati_Part2


"Kamar Hati "

 Bukan di kaki dia berada
Bukan di kepala jua dia berada
Ada yang mengatakan dia terletak di dalam jiwa manusia yang didekatnya berada tulang rusuk untuk menjaganya. di depan dan belakangnya ada kulit untuk melindunginya.

Bagiku tidaklah demikian, hati bukanlah terletak dalam jiwa manusia, tapi disuatu tempat yang tidak bisa di jangkau dan di sentuh manusia . dia bisa di dengar dan di rasakan , tapi tidak bisa di raba dan di rengkuh....

Tepat 3 hari yang lalu, kepergian seseorang membuat salah satu ruang di hati kosong tak bersisa. padahal belum tentu dia mempunyai rasa untuk meluangkan sedikit kamar di hatinya untukku, tapi hidup tidak bisa harus selalu menerima. hidup juga harus memberi. memiliki dan dimiliki itu adalah persoalan lain yang pembahasannya runtut dan panjang, karena memiliki dan dimiliki bukan merupakan kuasa makhluk , tapi sang khalik lah yang memilikinya. 

Suatu saat nanti pada diri masing-masing manusia akan memiliki separuh jiwa, hati, agama hingga iman yang akan menggenapinya. tapi proses memilikinya merupakan rahasia ilahi. ke ujung dunia jika memang tidak di takdirkan bertemu maka tidak akan ketemu, tapi jika memang sudah di takdirkan pasti akan bertemu walaupun hanya sekedar 5 langkah dari pandangan. 

Kepergian adalah proses untuk bertemu kembali, bertemu dalam keadaan yang lebih indah, mawaddah dan barokah. tidak ada bekal yang lebih baik selain doa tulus terucap dari lisan yang ikhlas. 

sebait do'a untuk kepergian saudari, saudara , teman dan keluarga yang Insya Allah kita akan bertemu dalam rahmat dan nikmatnya.
" saat ini kau memang tidak ada di sampingku, di depanku dan disisiku, tapi yakinlah suatu saat nanti kita pasti akan bertemu, dunia memang luas tapi takdir Allah tidak akan pernah sempit untuk mempertemukan kita kembali. lisanku dan lisanmu mungkin tidak pernah terucap kata tapi rupa sudah menjelaskan segalanya, Bimasyiatillah kita selalu berada dalam lindungannya. karena Dia Sang Maha Pencipta tidak akan pernah melupakan makhluk-Nya."


Sabtu, 02 Maret 2013

Key in Semester 4


Key in semester 4
Alhamdulillah key in semester 4 telah selesai. Sejenak melupakan LPJ idul Adha yang ada di rapih, melupakan LPJ Syiar yang belum selesai 20% lagi, meninggalkan setumpuk kertas sebagai anggota BP Mubes TMUA kali ini. Semuanya demi key in yang menentuka perjalanan kuliah satu semester kedepan. Semester yang sulit dan tajam.  Tapi inilah dunia perkuliahan. Dunia yang dimulai dengan log in dan di akhiri dengan log out. Inilah key in , tepat siang tadi 5 menit berselang setlah key in sukses dilakukan, ditulislah sebuah status yang semoga di aminkan oleh khayalak ramai di sebuah jejaring social, beginilah kira-kira bunyinya :
” key in selesai”
“ Bismillahirrohmanirrohim. Jalan masih panjang untuk di tempuh, begitu tajam dan berliku, perlu bekal yang cukup untuk menghadapinya. Semoga bekal yang saya isi kedalam kantong perjalanan saya bisa bermanfaat walaupun ternyata yang saya isikan bekal yang tajam dan berduri… wallahu a’alam



            Tak terasa genap 3 semester berjalan di atas megahnya kota jogya ini. Baru kemarin serasa kaki ini menginjakkan tanpa arah di kota seribu kampus ini. Baru tahun kemarin memutuskan tersesat di jalan yang benar di atas jembatan kampus tercinta ini. Sempat terbersit dalam hati jurusan yang diambil ini adalah jurusan yang menyesatkan. Tapi inilah hidup bagai mawar berduri, indah dilihat tapi sakit bila di pegang.
         Sedangkan masa yang sedang di tempuh ini adalah masa remaja yang penuh gejolak . persis kura-kura muda yang sedang mengarungi samudra ( dulu pernah saya gambarkan di FPSB Gedung Komunikasi UII). Diceritakan kura-kura itu telah memulai perjalanannya menyebrangi samudra luas yang tidak diketahui mana ujung dan tepinya. di tengah samudra kura-kura itu kebingungan. laut yang ditemput semakin dalam, ombak semakin kuat dan angin berhembuspun semakin kencang. jika dia meneruskan perjalanan maka dia tidak mengetahui kemana dia akan berlabuh. jika dia mundur, maka sia-sia saja usahanya. kedepan lautan semakin dalam, kebelakang sama saja menguburkan semua cita yang ingin diraih. inilah gambaran kita yang sesungguhnya. umur ini masih sangat muda. jika hanya berjalan di tempat tidak akan ada yang akan didapatkan. sedangkan jika maju akan terus mendapatkan rintangan yang tidak sedikit. tapi jelas suatu saat akan terbayar lunas pengorbanan apapun itu bentuknya kepada kita yang mau berusaha.

         Kura-kura hanya suatu ilustrasi untuk menggambarkan betapa susah akhirat itu dicari, bukan dengan harta, rupa hingga tahta. tapi iman, islam dan ikhsan lah jalan untuk meraih semuanya.

          Dari sini saya simpulkan bahwa hidup itu seperti log in, ketika kita sudah masuk ke dalamnya dengan menulis nomor mahasiswa yang dimiliki dan password yang hanya ALLAH, admin dan kita saja yang tahu maka kehidupan kita selanjutnya hanya kita yang tahu.


        Tapi ketika telah melakukan log in maka langkah selanjutnya adalah mengisi rencana akademik, sama seperti hidup ketika telah membuat janji dengan sang khalik yang tercantum dalam kitab lauhil mahfudz, maka rencana hiduppun dirancang untuk mencoba berhasil dalam menjalaninya. ketika rencana telah selesai dirancang maka langkah selanjutnya adalah log out...

  

    Sejujurnya jika manusia ingin mengakui apa yang terberat dilakukan adalah proses log out. Dimana jika diibaratkan itu seperti menjalani hidup yang tidak pasti. dalam key in untuk melakukan log out hanya sekedar mengklik kata log out. tapi jika dalam hidup ketika telah selesai merancang peta hidup . maka langkah selanjutnya keluar dari peta untuk menjalaninya. perjalanan yang belum tentu lurus dan mulus, yang kecil kemungkinannya tidak berkelok dan tidak belubang...


      Inilah definisi key in , mudah dilakukan tapi sulit dijalani, mudah dimulai tapi sulit di akhiri. hanya berpasrah pada Sang Maha Pencipta yang bisa dilakukan... Wallahu A'lam...

at perpus UII

Selasa, 19 Februari 2013

My Activities

Full Activities in 18 February 2013



       Pagi yang indah, tidak berawan dan tidak berkabut. tidak galau apalagi sedih. yang pasti sama sekali tidak mengetahui apa yang akan terjadi di detik detik kedepan... sepertinya akan teringat masa-masa di pondok tercinta . bangun jam 4 pagi kemudian mulai melangkahkan kaki ke masjid dari asrama al mahfudz ke masjid Ulil Albab . bedanya hanya bangunan dan tempat saja, jika dulu dari asrama andalusia ke masjid Al Manar. setelah subuh tadarrus (sebagai hamba Allah dan Uswatun Hasanah yang Baik... hehehe). setelah dari Masjid saatnya dolan-dolan. dimulai dengan mengajak mb nies ke pasar pakem guna membeli kue kukis ajaib.(ada maksud lain juga sih yaitu main ke gardu pandang di kaliurang jogya. heheheh sekalian rapat dan merapat) . 

      Sesampainya di sana . mulai lah ritual breakfast dengan jajanan yang di beli dan ngobrol santai di barengi foto2 sedikit di atas ayunan kurang lebih 1 jam. tak di sangka kawanan monyet datang. dengan sedikit PD terbersit kalimat di dalam hati yang lensung keluar lewat lisan tak bertulang " Mb nies, ayo pulang , kayak e kawanan monyet akan menuju kesini deh " hehehehehe. " mana mungkin," wal akhir di ambil keputusan bahwa memang harus pulang, dengan alasan 1 hari bertambah siang dan menyengat, 2 selalu di ganggu dengan lebah ajaib yang cemburu 3. kawanan monyet liar mulai berdatangan dan yang ke 4. amunisi pagi sudah habis, 

      Tak ada yang teringat akan sesuatu yang tertinggal di atas ayunan kenangan. dengan wajah yang campur baur (senang karena jalan2 , takut sama monyet plus waktu mepet karena ada janji ama mb puput). selama perjalanan pulang yang damai dan tentram suasana hati nyaman sekali. tiba2 ketika sudah hampir sampai tepatnya dekat FTSP UII teringat sesuatu yang amat urgent. " MB nies kunciku mana ?" "jangan2 di dalam plastik dekat ayunan rin ". pemeriksaan di lakukan di setiap celah tas hitam ajaibnya mb nies. wal hasil tidak ada sedikitpun tanda2 akan di temukan si kunci tersebut. yahhhh..... harus balik lagi ke sana dengan kecepatan lebih . ketika hampir sampai , motornya dedek eva kok jadi aneh.. ternyata bannya bocor. owwww Mak Jeung, terpaksa harus jalan 2 kelokan lagi ke gardu pandang. plus menuju tempat tambal ayng ternyata jauh beudd. ternyata ibu2 macho yang jadi tukan tambal ban, gak nyangka banget gitu lohhh... setelah di periksa ternyata bannya harus di ganti...!!!! wah alamat ini harus minta bantuan. Alhamdulillah sribuuu datang plus uangnya. heheheh jadilah motor tidak di tahan . beginilah keadaan si ban ajaib yang ternyata bocornya gede beud,,,

        Sesampainya di asrama bukannya istirahat malah bersiap untuk menghadiri workshop mb puput. sebenarnya gak mau sieh, soalnya bakalan ketemu sama anak2 takmir ajaib, tapi gak apa2lah, bantu orang lain (mudah2an dpt pahala . heheheh :P) sekaligus pengen tau gimana sih rasanya jadi testee. hehe. gak nyangka workshopnya lumayan lama dari jam 10.00 WIB sampai jam 12.30 WIB. sekali lagi tidak mengapalah dapet teman baru juga , ilmu plus snack yang tidak kalah pentingnya. dan ternyata 2 hari lohh... gpp asal semuanya tercukupi. dan inilah hasilnya. gambar si kura2 ajaib di 4 warna lautan yang mempunyai filosofi . (akan di jelaskan di postingan berikutnya )


          Workshop berakhir , saatnya istirahat di golden palace Al Mahfudz, sesampainya di sana, bersabdalah si ibu tiri " Rin, Ayo ikut ke JIH, nganterin mas ali " , waduhh,,,, sebenarnya ada janji, tapi sebagai anak yang berbakti ya harus menuruti, kirain hanya sebentar ternyata sampai sore, ya tidak apa2 lah, banyak ilmu yang di dapat selama di JIH, setidaknya mengetahui tatacara mengurus pasein  ( adminitrasi, pendaftaran n dll ) di rumah sakit itu gimana. sepulangnya. dalam kondisi luapaaaaaaaaaaaarrrr beud, maunya lansung maem , tapi ada satu kewajiban yang harus dijalankan yaitu shalat maghrib. sebagai Uswatun Hasanah yang baik maka harus dijalankan dengan tepat waktu. kemudian baru boleh pergi maem. its oke. 

    " Cari maem yang cepat saji ibu tirim tapi enak dan gak bikin eneg" 

    "okkee, qt makan di parmato bundo ya"

    " its oke, yang penting maem dengan cepat mau rapat syiar ni soalnya "
  
     " Al Ajalatu Minasy Syaithan" ahhh,,, gak apa2 yang penting masuk ke perut masalah terburu2nya bisa di urus sama syaithan, hehehehh,,,, sampai di masjid lansung rapat dan shalat. ternyata ada satu janji dan kewajiban lagi, yaitu ngeprint LPJ dengan mb nies di Rapih dari jam 20.00 sampai jam 21.00 lewat . ya gak apa-apa. namanya juga janji. harus di tepati dan di jalani. sebagai muslimah sejati. apa kata dunia kalau masih mengingkari janji . hehehhehe

     Inilah perjalanan hari yang kejadiannya tak di duga dan tak di prediksi. satu pelajaran penting hari ini. " Semua kegiatan, amal , ajal,, rezeki dan jodoh sudah ada yang mengatur, sekuat apapun kamu merencanakan kalau Allah tidak berkehendak maka hanya pasrah yang bisa kita lakukan."

Wallahu A'lam.


-AT Perpus UII-

"Unpredictable Person"

 " Unpredictable Person "


       Sebaik kata yang pernah saya ingat dan saya agung-agungkan  kata sebuah puisi dari Yang Saya Hormati Prof. Dr. ING Bacharuddin Jusuf Habibie kepada Sang Manunggal Jiwa Ibu dr. Hasri Ainun Habibie.

“Terima kasih Allah, ENGKAU telah lahirkan Saya untuk Ainun dan Ainun untuk Saya

Terima kasih Allah, Engkau sudah mempertemukan Saya dengan Ainun dan Ainun dengan Saya


Terima kasih Allah, hari Rabu tanggal 7 Maret 1962, ENGKAU titipi kami bibit Cinta yang Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi melekat pada diri Ainun dan Saya


Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami menyiram bibit cinta kami ini dengan kasih saying nilai Iman, Takwa, dan budaya kami tiap saat sepanjang masa


Terima kasih Allah, ENGKAU telah menikahkan Ainun dan Saya sebagai Suami Isteri tak terpisahkan di mana pun kami berada sepanjang masa


Terima kasih Allah, ENGKAU telah perkenankan Ainun dan Saya bernaung dan berlindung di bawah bibit cinta titipanMU ini di mana pun kami berada, sepanjang masa sampai Akhirat


Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan kami dapat menyaksikan, merasakan, menikmati, dan mengalami TitipanMU menjadi Cinta yang Paling Murni, Paling Suci, paling Sejati, Paling Sempurna, dan Paling Abadi di seluruh Alam Semesta dan sifat ini hanya dapat dimiliki oleh ENGKAU Allah


Terima kasih Allah, ENGKAU telah menjadikan Ainun dan Saya Manunggal Jiwa, Roh, Batin, dan Nurani kami melekat pada Diri Kami sepanjang masa di mana pun Kami berada


Terima kasih Allah, ENGKAU telah memungkinkan terjadi sebelum Ainun dan Saya tanggal 22 Mei 2010 pukul 17.30 untuk sementara dipisahkan. Ainun berada dalam Alam Baru dan saya untuk sementara masih di Alam Dunia


Terima kasih Allah, perpisahan kami berlangsung damai, tenang, dan khidmat dengan keyakinan bahwa KebijaksanaanMU adalah terbaik untuk Ainun dan Saya

Berilah Ainun dan Saya petunjuk mengambil jalan yang benar, Kekuatan untuk mengatasi apa yang sedang dan akan Kami hadapi di manapun Kami berada

Lindungilah Ainun dan Saya dari segala Gangguan, Ancaman, dan Godaan yang dapat mencemari Cinta, Murni, Suci, Sejati, Sempurna, dan Abadi kami, sepanjang masa.” Amien

     Subhanallah, Maha suci Allah yang telah menciptkan cinta pada masing-masing manusia. begitu indahnya saat di rasakan pada waktunya. Waktu telah banyak terbuang dalam luasnya mengarungi samudra kehidupan, terlalu banyak pemandangan yang telah di lihat dalam kurun waktu di lahirkan hingga sekarang, cerita cinta yang pernah di lihat dan di temui tak lagi bisa di hitung dengan jumlah jari tangan dan kaki. Mungkinkah suatu saat nanti cintaku dengan makhluk yang telah engkau gariskan untukku juga tercatat dalam tinta emas sejarah sebagai kisah cinta yang agung dan suci. 

      Dimulai Nabi Adam dan Hawa sampai Habibie dan Ainun bukanlah waktu yang singkat, berapa banyak cerita cinta yang telah ada dalam kurun waktu tersebut. Cinta , Cinta,...... keinginan itu bukan hanya sekedar untuk di cintai oleh seseorang tapi lebih tepatnya mencintai dengan sepenuh hati walaupun itu tidak mendapatkan balasan, tidak ada salahnya mencintai karena Allah. tapi dengan jalan yang Haq. Dalam hal ini di kenalkan juga bahwa dalam cinta pasti ada benci yang tipis perbedaannya hanya setipis daun bawang. maka tak salah jika Mario Teguh mengatakan
 " Jika engkau mencintainya, marahlah dengan seluruh kelembutan jiwamu.Tapi,Jika engkau membencinya, marahlah seperti engkau mencintainya.Itulah yang memantaskanmu bagi sebaik-baiknya belahan jiwa yang dipilihkan langsung oleh Tuhan."

       Masya Allah, Bisakah diri ini menerima cinta yang agung dan suci dari makhlukmu yang lain? Cinta yang tak bertepi dan tak berujung ? Cinta yang berakhir jika hanya dipisahkan oleh maut semata ?  . Mungkin belum saatnya memiliki cinta , ada saatnya nanti untuk merasakannya, yang pasti sekarang adalah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya, menjaga diri adalah suatu hal yang amat sulit dilakukan, dan saatnya bersyukur sekarang atas diri yang telah dijaga dengan sebaik-baik-nya oleh Dia yang Maha Kuasa dan sebaik-baiknya Sang Penjaga.

     Untukmu " Unpredictable Person " jagalah dirimu dan apa yang ada dalam dirimu dengan sebaik-baiknya karena sekarang diri ini juga berusaha menjadi yang terbaik, masa lalumu memang milikmu begitu juga dengan masa laluku, dan besok masa depan yang akan kita arungi juga milik masing-masing dari diri kita , kecuali jika kita memang bersatu dalam manunggal hidup.  memang pada awalnya sama sekali tidak di mengerti apa sebenarnya yang sedang terjadi dalam masing-masing dari dirimu dan aku, tapi setidaknya sekarang aku bersyukur atas sikap dan perilaku yang dulu amat aku benci, selamanya engkau bersikap begitu sampai masanya nanti ada tidak akan kukomentari.... bukankah memang masing-masing dari kita telah mempunyai patokan, harapan yang jelas kepada siapanya, dan dariku berdoa untukmu dan untukku semoga kita mendapatkan yang terbaik apapun itu . semoga berbahagia dengan apa yang di dapatkan dan ikhlas hingga di pisahkan nanti. semuanya sudah ada yang mengatur. jadi apa yang kita tanam hari ini akan di tuai sesuai yang kita tanam dulu. jika sekarang engkau menjaga diri dan hatimu maka kau juga akan mendapatkan yang terjaga hati dan dirinya, begitupula dengan hal yang lainnya. 

      Sudah cukup banyak ilmu yang didapatkan baik IMTAQ maupun IPTEK . sekarang dan pada saatnya lah akan di pergunakan. " Nothing is impossible" yang pasti belajarlah dari siapapun dan dari manapun, dan yang terpenting amalkan dengan benar . Halal, Haq, Batil dan haram itu tipis bedanya,. 

       Satu Pesanku padamu " Lihatlah dan pelajarilah yang ada di selilingmu, di atasmu, di sampingmu maupun yang di belakangmu, karena bisa jadi kau tidak mengetahui bintang yang ingin kau raih di langit yang indah sana malah ada di sampingmu (di dekatmu ). 

Wallahu A'lam. 

-at perpus UII -

Ajal , Jodoh dan Rezeki

AJAL, JODOH dan REZEKI (AJR)


            Teringat pesan Ulama Salafus Shalih dalam sebuah kitab " Yang namanya  AJR ( Ajal, Jodoh dan rezeki itu ada yang mengatur, jadi sekeras apapun usahamu mendapatkannya jika dia bukan rezekimu maka percuma saja. jika sekuat tenagamu melawannya tapi itu memang sudah ajalmu maka sia-sia saja usahamu, dan jika memang kamu sudah mati-matian ingin memilikinya tapi dia bukan jodohmu maka buat apa usahamu ?)  dalam pencarian memang halangan menjadi rintangan tapi tak jarang menjadi motivasi untuk terus melangkah. dunia memang tidak seluas daun kelor dan tidak sesempit sarang semut. tapi ada beberapa hal yang dapat saya jadikan intisari sebagai bahan renungan pribadi dan pembaca . yang mana intisari ini dimulai dari jodoh yang bisa merembet ke ajal dan rezeki



" Dalam pencarian jodoh memang perlu usaha yang keras mendapatkannya baik itu meminta dari sang Khalik maupun usaha kita mendapatkan yang sesuai dengan keinginan, jika ingin yang baik maka jadilah yang baik, jika ingin yang hafidz/hafidzah maka jadilah hafidz/hafidzah, jika ingin yang biasa saja maka jadilah yang biasa-biasa saja, begitu pula jika ingin yang jahat maka jadilah orang yang jahat . bukannkah Allah telah berfirman " Wanita Shalihah untuk lelaki yang Shalih " Wanita Penzina untuk lelaki yang penzina pula ". Maka jika ingin jodoh sesuai dengan yang di harapkan dan di inginkan maka cari lah dengan jalan yang HALAL. Bukan dengan jalan yang HARAM. "

      Berat memang jika yang berbicara satu ini tapi inilah agama, indah jika di jalani dengan ikhlas. tantangan memang tidak mudah apalagi sudah maraknya LEGALISASI Pacaran. Pacaran memang tidak HARAM. dan saya sendiri tidak mengatakan haram. bukankah memang tidak ada dalilnya. Hanya jika Pacaran dapat dikatakan HALAL jika tidak melakukan :

1.  ZINA MATA, 
2. ZINA HATI, 
3. ZINA MULUT, 
4. ZINA TELINGA,
5.  ZINA TANGAN Termasuk menulis surat, kirim SMS,
6.  ZINA TELINGA, 
7. ZINA PIKIRAN
8. ZINA HIDUNG, 
9.ZINA KEMALUAN

          Syariat cinta dalam islam memang berat, tapi indah jika pada waktunya nanti, Bunga jika di petik sesuai waktunya,semuanya akan di dapatkan baik itu wanginya, bentuknya, warnanya, segarnya, bahkan auranya,  tapi jika di petik sebelum waktunya bahkan sudah di ambil dan di permainkan sebelum waktunya memang akan mendapatkan bentuk bunganya dan hal2 yang berkaitan dengan bunga tapi sadarkah jika fisik bunga nya saja yang di dapatkan. bahkan arti keindahan bunga itu sendiri tidak akan kita dapatkan. jika bunga yang di dapatkan tepat pada waktunya. maka keindahannya bisa dikenang hingga akhir hayat. apalagi jika di dapatkan dengan cara yang HALAL. tapi jika bunga yang di ambil sebelum dia mekar dan layak untuk diambil apalagi dengan cara yang HARAM bisa saja keindahannya hanya dirasakan sesaat saja. 

        Bukan hal yang mutlak jika kalimat bunga di atas sebagai penggambaran semata. tapi setidaknya sekedar menerangkan pada diri ini. bahwa jalan yang akan kita tempuh telah tertulis di Lauhil Mahfudz. jika ingin melenceng tetaplah pada koridor atau syariatnya. HUKUM yang di pelajari dan di buat baik itu HUKUM ISLAM maupun NONISLAM adalah untuk di taati bukan di langgar, di tentang. semuanya ini pembelajaran dan pendidikan . bukan sedikit ilmu yang kita pelajari dari Pendidikan Islam. 

        Jika di luar sana sudah banyak contoh dan permisalan buruk yang bisa di pelajari untuk menjadi baik buat apa kita yang menjadi contoh, yang mana pada akhirnya hidup serasa was-was, tidak tenang dan ketakutan. jika tidak bisa melihat bertanyalah pada siapapun , dengarlah cerita orang2 yang bisa membuat hidup lebih berarti . bukan hanya sekedar diri masing-masing yang ingin di dengarkan ceritanya. bukan hanya ingin sekedar di mengerti, tapi mulailah mengerti orang lain, mulai lah mandiri dengan cara yang HAQ dan Halal. "INNALLAH MA'ANA" . Percayalah jika sesuatu apapun yang di dapatkan baik jodoh, maupun rezeki dengan cara yang BATIL dan Haram tidak akan barokah dunia dan akhirat. maka bersabarlah dan jangan terburu-buru " AL AJALATU MINASY SYAITHAN"

     Begitupula rezeki, jika dengan cara HAQ mendapatkannya maka barokahlah hasilnya, tapi jika dengan cara yang BATIL maka musibah ujungnya, begitupula ajal, jika amalnya baik maka khusnul khatimah lah akhirnya, jika tanpa usaha untuk baik besar kemungkinan untuk berpulang dalam Su'ul Khatimah. Wallahu A'lam.

-at Perpus UII-

Sabtu, 16 Februari 2013

In Memorian IC

In Memorian IC_1

    
         Serasa mimpi ketika mengenang masa-masa indah, kelabu, suram, bahagia di surga dunia yang telah mengasuh dan membesarkan lebih dari 6 tahun. 8 tahun yang lalu ketika memasuki kehidupan yang tidak pernah di bayangkan sama sekali, tidak pernah terlintas di pikiran, tidak ada halang rintang ketika memasuki dunia itu, Dunia itu bernama Pondok Pesantren Bahrul Ulum Islamic Centre. Pondok dengan ukuran dan kapasitas yang terbilang mewah jika dibandingkan dengan pondok-pondok lainnya yang telah lama berdiri di daerah Provinsi kepulauan bangka belitung. Pondok yang mempunyai segudang pretasi IMTAQ dan IPTEK yang bersatu padu.


        Masa masa itu memang telah lama berlalu. tapi ingatan tentang hal itu tidak akan pernah terhapus. Saat- saat belajar malam hari di malam yang dingin dan sepi. saat-saat shubuh dengan angin kencang yang menyerang, siang dengan matahari yang menantang, sore dengan segudang aktifitas yang tidak pernah berhenti. selalu dalam ingatan salah satu nasyid yang begitu menyentuh di hati, nasyid yang selalu membuat terkenang akan pondokku disana .

Hari berganti demi hari............. (demi hari, disini disini)
tanpa terasa ku jalani.............(kujalani)
hidup ini....
bersama rasakan persaudaraan di bahrul ulum ku menuntut ilmu

suka  dan duka ku jalani disini
seia sekata tak terlupa demi cita-cita yang kubanggakan...
aku berjanji dalam hati 
takkan pernah berhenti

tuk mencari ilmu yang suci
kan ku amalkan kemudian hari....

Bahrul ulum..............
pondok yang suci...
kan jadi pelita hati...

dengan tekad penuh semangat ....
kuucap kata bismillah....

lihatlah oh lihatlah mama
lihatlah anakmu yang sedang mengaji
lihatlah oh lihatlah papa
lihatlah anakmu yang sedang menjadi seorang pemimpin.....

      Maha suci Allah yang telah mengantarkan kehidupanku pada pondok tercinta. rasa syukur tak terhingga atas-MU yang telah mengenalkan pada orang-orang hebat pada kehidupan yang tidak menentu ini. 6 tahun disana bukanlah waktu yang sedikit, pengorbanan yang dilakukan bukanlah hal yang mudah. 

      Teman-temanku yang membersamaiku selama 6 tahun terakhir merupakan orang-orang hebat yang bisa bertahan di bawah tekanan yang tiada henti. tidak akan pernah kulupakan apa yang telah kita lakukan bersama.



      Suatu saat nanti, aku akan kembali ke pondok, mengabdi untuk membuat perubahan yang berarti disana. mengabdi untuk sesuatu hal tidak kasat mata disana. teman-temanku, doamu dan doa kita amat berharga untuk kemajuan pondok. Amien